Ketika menemukan sumur, dia pun langsung menengok air di dalamnya. Namun, wanita itu tak melihat apapun. Hanya ada sekilas air yang memantul di permukaan sumur yang tentunya sangat sulit untuk dijangkau. Dengan muka kecewa, dia kembali terduduk. Ia pun mendapatkan ide untuk mengikat perutnya, dan melepas sebelah sepatunya. Sepatu yang dilepas itu digunakannya untuk mengais air sebisanya.
09 Maret 2015
30 Desember 2014
Kisah Seorang Pelacur yang Merelakan Nyawanya untuk Seekor Anjing (Bagian 1)
Pada zaman kenabian Isa AS, banyak terjadi kerusakan dan penderitaan hasil imbas dari ulah kaisar romawi yang zalim. Kelaparan dan kemiskinan merajalela di negeri itu, negeri Palestina. Berbagai cara dilakukan oleh rakyat untuk melawan kelaparan dan kemiskinan itu. Tak sedikit dari rakyat yang kehilangan harapan hidupnya. Seorang ibu bahkan rela dengan terpaksa menjual anaknya, semudah seperti ia menjual jajanan. Perampokan, pembunuhan dan penganiyaan tak terelakkan, dengan cara terkejinya. Semua kerusuhan itu hanya untuk hidup.
09 November 2014
Salman Al Farisi: Sang Pelopor Perang Parit (Perang Khandaq)
Pada tahun ke-5 Hijriyah, rombongan pemuka Yahudi Madinah pergi ke Makkah, menghasut orang-orang musyrik dan para musuh Islam untuk bersekutu menyerang menghabisi agama Islam yang ketika itu baru masuk.
08 November 2014
Kisah Salman Al Farisi Mencari Kebenaran Hakiki (Bagian 3)
Salman berpindah ke Yastrib dengan majikannya yang baru. Di sana dia melihat banyak pohon kurma seperti yang diceritakan guru terakhirnya, Pendeta Amuria. Dia yakin itulah kota yang dimaksudkan. Salman tinggal di kota itu bersama majikannya yang baru.
Ketika itu Nabi yang baru diutus sudah muncul. Tetapi baginda masih berada di Makkah menyeru kaumnya. Namun begitu Salman belum mendengar apa-apa tentang kehadiran serta da’wah yang baginda Nabi sebarkan, kerana dia terlalu sibuk dengan tugasnya sebagai hamba.
Ketika itu Nabi yang baru diutus sudah muncul. Tetapi baginda masih berada di Makkah menyeru kaumnya. Namun begitu Salman belum mendengar apa-apa tentang kehadiran serta da’wah yang baginda Nabi sebarkan, kerana dia terlalu sibuk dengan tugasnya sebagai hamba.
07 November 2014
Kisah Salman Al Farisi Mencari Kebenaran Hakiki (Bagian 2)
Mereka salib jenazah uskup itu, kemudian mereka lempari dengan batu. Tidak lama sesudah itu, mereka angkat pendeta lain sebagai penggantinya. Salman pun kembali mengabdikan diri kepadanya. Belum pernah dia lihat orang yang lebih zuhud daripadanya. Dia sangat membenci dunia tetapi sangat cinta kepada akhirat. Dia rajin beribadat siang malam. Kerana itu Salman sangat menyukainya, dan lama tinggal bersamanya.
06 November 2014
Kisah Salman Al Farisi Mencari Kebenaran Hakiki (Bagian 1)
Dalam hadist Rasulullah, diceritakan bahwa Salman Al Farisi adalah seorang pemuda Parsi berasal dari desa Jayyan. Bapaknya merupakan orang nomer satu di desanya, seorang pemimpin desa. Selain itu, dia juga merupakan orang terkaya dan berkedudukan tinggi di desa tersebut. Salman sendiri sangat disayangi oleh ayahnya sejak lahir. Kasih sayang beliau semakin bertambah seiring bertambahnya usia Salman. Saking sayangnya, Salman dijaga di rumah seperti anak gadis.
Langganan:
Komentar (Atom)