Beliau merupakan cucu dari Ibnu Abd bin al Haris bin Zuhrah bin Kilab. Dengan kata lain, silisilahnya bertemu dengan Rasulullah saw di Kilab bin Murrah. Ibunya bernama as Syifa’.
Abdurrahman bin Auf masuk Islam melalui Abu Bakar Siddiq pada awal datangnya Islam di Mekah. Beliau ikut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw. Rasulullah saw sendiri pernah menjadi makmum shalatnya saat Perang Tabuk.
Abdurrahman bin Auf masuk Islam melalui Abu Bakar Siddiq pada awal datangnya Islam di Mekah. Beliau ikut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw. Rasulullah saw sendiri pernah menjadi makmum shalatnya saat Perang Tabuk.
Abdul Rahman bin
Auf adalah sahabat yang kaya dan pemurah. Nabi pernah bersabda kepada
isterinya, “Barangsiapa yang melayan kamu dengan pemurahnya selepas ketiadaanku
adalah yang ikhlas dan baik hati. Ya Allah, berikanlah kepada Abdul Rahman
bin Auf minuman Salsabil di dalam Syurga.”
Diantara
Putera-Puterinya adalah Salim al Akbar, Ummul Qasim, Muhammad, Ibrahim, Humaid
dan Ismail, Urwah, Halim al Asghar, Abdullah al Akbar, Abu Bakar bin
Abdurrahman dan Abu Salamah al Fakih,
Abdurrahman
meninggal di Madinah, dan dimakamkan di Baqi’ tahun 32 H saat kekhalifahan
Usman bin Affan.Usman ikut menyolati jenazahnya. Ia wafat
pada usia 72 tahun dimakamkan di Baqi’.
--------------------- Bacaan Bermakna