02 Mei 2014

10 Sahabat Ahli Surga (Bagian 1): Abu Bakar Ash-Shiddiq

Nama asli Abu Bakar adalah Abdullah bin abi Quhafah, putera dari Abu Quhafah yang sebenarnya memiliki nama asli Usman bin Amir bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib at-Taimiy al-Qurosy. Ummul Khair Salma binti Shokhr bin Amir bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah. Silsilah keluarga Abu Bakar bertemu dengan silsilah keluarga Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b.

Abu Bakar merupakan salah satu orang terbaik dalam perkembangan agama Islam. 

Beliau termasuk orang yang pertama masuk islam. Setelah wafatnya Rasulullah, beliaulah yang menjadi khalifah kaum muslimin. Masa kekhilafahannya berjalan selama 2,5 tahun, atau dalam riwayat lain 2 tahun 4 bulan kurang 1 hari.

Abu Bakar memiliki enam putera. Putera pertamanya adalah Abdullah. Ketika  Rasulullah saw dan Abu Bakar bersembunyi di dalam goa dengan tujuan untuk menghindari kejaran kafir Quraisy, ia pun pernah memasuki goa itu juga. Ia wafat lantaran terkena anak panah di Thaif. Kejadian itu adalah ketika Abu Bakar, ayahnya, sedang dalam masa kekhilafahan. Kemudian, anak kedua Abu Bakar adalah Asma’. Ibu Asma’ adalah Qutailah binti Abdul Uzza berasal dari Bani Luay. Ia diperistri oleh Zubeir bin Awwam. Julukan yang menempel padanya adalah sang pemilik dua ikat pinggang. Ketika Nabi hijrah ke Madinah, ia ikut serta dan saat itu ia tengah mengandung Abdulllah bin Zubeir. Oleh karenanya Abdullah merupakan orang islam pertama yang lahir setelah hijrah. Kemudian, seorang puteri Abu Bakar yang diperistri oleh nabi adalah Aisyah binti as-Siddiq. Ibu Aisyah adalah Ummu Ruman binti Amir bin Uaimir bin Abdu Syams bin Attab bin Udzinah bin Subai’ bin Duhman bin al Harits. Muhammad bin Abu Bakar lahir pada zaman haji wada’ dan meninggal di Mesir. Dan yang terakhir, Ummu Kultsum binti Abu Bakar lahir setelah ayahnya wafat. Ia diperistri oleh Thalhah bin Ubaidillah.

Dalam sabdanya, Nabi mengungkapkan bahwa Abu Bakar adalah orang lelaki yang paling dicintai oleh Rasulullah. Kisahnya dalam membantu perjuangan Rasulullah bahkan tercantum dalam Al-Qur’an:

“Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”  
(Surah At-Taubah ayat ke-40)

Rasulullah pernah bersabda bahawa Abu Bakar merupakan makhluk terbaik dari kalangan manusia setelah para nabi. Imannya kepada Allah dan RasulNya lebih berat dari iman seluruh manusia yang beriman. Gelar Ash-Shiddiq didapatkannya karena beliau selalu menjadi orang pertama yang membenarkan Nabi. Abu bakar juga akan menjadi orang pertama dari umat Nabi Muhammad yang akan memasuki surga. Beliau meninggal dalam umur 63 tahun, yaitu setelah meriwayatkan 142 hadits.



--------------------- Bacaan Bermakna