Nabi Nuh as menarik perhatian kaumnya agar melihat alam semesta yang diciptakan oleh Allah berupa langit dengan matahari. bulan dan bintang-bintang yang menghiasinya bumi dengan kekayaan yang ada di atas dan di bawahnya. Berupa tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir yang memberi kenikmatan hidup kepada manusia, pergantian malam menjadi siang dan sebaliknya yang kesemua itu menjadi bukti dan tanda nyata akan adanya keesaan Tuhan yang harus disembah dan bukan berhala-berhala yang mereka buat dengan tangan mereka sendiri.
Di samping itu Nabi Nuh as juga memberitakan kepada mereka bahwa akan ada ganjaran yang akan diterima oleh manusia atas segala amalannya di dunia yaitu surga bagi amalan kebajikan dan neraka bagi segala pelanggaran terhadap perintah Allah yang berupa kemungkaran dan kemaksiatan.
Nabi Nuh as yang dikurniakanAllah dengan sifat-sifat yang patut dimiliki oleh seorang nabi fasih dan tegas dalarn kata-Katanya, bijaksana dan sabar dalam tindak-tanduknya melaksanakan tugas risalahnya kepada kaumnya dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dengan cara yang lemah lembut mengetuk hati nurani mereka dan kadang kala dengan kata-kata yang tajam dan nada yang kasar bila rnenghadapi kaumnya yang keras kepala dan tidak mau rnenerima ajaran Allah yang dikemukakan kepada mereka yang tidak dapat mereka membantahnya atau mematahkannya.
Cerita Nabi Nuh – Pada saat berdakwah ke Jalan Allah Nabi Nuh as berkata kepada kaumnya. “Sesungguhnya aku ini orang yang menyampaikan ancaman Allah dan menerangkan jalan keselamatan kepada kalian. Maka beribadahlah hanya kepada Allah saja dan jangan menyekutukannya-Nya, karena aku mengkhawatirkan kalau kalian menyembah kepada selain-Nya dan menyekutukan-Nya akan mendapat adzab yang sangat pedih pada Hari kiamat nanti. “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dia herkata) “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.” (Qs. 11: 25-26)
Nabi Nuh as pernah berkata “sesungguhnya jika kalian taat kepada Allah dan menjauhi keburukan, niscaya Allah akan mengampuni dosa kalian yang telah lalu dan memberikan kalian kenikmatan dunia sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh Allah. akan tetapi kalian berbuat maksiat terhadap Tuhan, maka Tuhan tak akan menangguhkan umur kalian bahkan segera akan menimpa azab yang akan datang secara tiba tiba kepada kalian, sehingga tidak merasakan dan menduga-duga kapan datangnya azab itu”
Nabi Nuh berkata, “Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada mau, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertaqwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku, niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditanggungkan, kalau kamu mengetahui “QS. 71 : 2 – 4)
Sayanganya meskipun Nabi Nuh as telah berdakwah sekuat tenaga, ternyata hanya sedikit sekali orang dari kaumnya yang mau menerima dan mengikuti ajakannya.
Baca cerita sebelumnya
Nabi Nuh as yang dikurniakanAllah dengan sifat-sifat yang patut dimiliki oleh seorang nabi fasih dan tegas dalarn kata-Katanya, bijaksana dan sabar dalam tindak-tanduknya melaksanakan tugas risalahnya kepada kaumnya dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dengan cara yang lemah lembut mengetuk hati nurani mereka dan kadang kala dengan kata-kata yang tajam dan nada yang kasar bila rnenghadapi kaumnya yang keras kepala dan tidak mau rnenerima ajaran Allah yang dikemukakan kepada mereka yang tidak dapat mereka membantahnya atau mematahkannya.
Cerita Nabi Nuh – Pada saat berdakwah ke Jalan Allah Nabi Nuh as berkata kepada kaumnya. “Sesungguhnya aku ini orang yang menyampaikan ancaman Allah dan menerangkan jalan keselamatan kepada kalian. Maka beribadahlah hanya kepada Allah saja dan jangan menyekutukannya-Nya, karena aku mengkhawatirkan kalau kalian menyembah kepada selain-Nya dan menyekutukan-Nya akan mendapat adzab yang sangat pedih pada Hari kiamat nanti. “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dia herkata) “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.” (Qs. 11: 25-26)
Nabi Nuh as pernah berkata “sesungguhnya jika kalian taat kepada Allah dan menjauhi keburukan, niscaya Allah akan mengampuni dosa kalian yang telah lalu dan memberikan kalian kenikmatan dunia sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh Allah. akan tetapi kalian berbuat maksiat terhadap Tuhan, maka Tuhan tak akan menangguhkan umur kalian bahkan segera akan menimpa azab yang akan datang secara tiba tiba kepada kalian, sehingga tidak merasakan dan menduga-duga kapan datangnya azab itu”
Nabi Nuh berkata, “Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada mau, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertaqwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku, niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditanggungkan, kalau kamu mengetahui “QS. 71 : 2 – 4)
Sayanganya meskipun Nabi Nuh as telah berdakwah sekuat tenaga, ternyata hanya sedikit sekali orang dari kaumnya yang mau menerima dan mengikuti ajakannya.
Baca cerita sebelumnya
--------------------- Bacaan Bermakna