22 Mei 2014

Nabi Yusuf AS Ditemukan dan DItolong dari Sumur

Nabi Yusuf AS dibuang dan ditinggalkan seorang diri di sebuah sumur oleh sudara-saudaranya. Mereka kembali ke rumah dan menceritakan cerita bohong pada ayah mereka. Mereka bahkan membawa pulang pakaian Nabi Yusuf AS yang sudah dilumuri dengan darah palsu. Namun ayah mereka tetap tidak percaya. Sementara itu, Nabi Yusuf AS masih tertinggal di dalam sumur.

Kemudian, ada kafilah yang sedang berjalan menuju Mesir, yaitu satu kafilah besar yang berjalan cukup jauh sehingga dinamakan Sayyarah. Semua kafilah itu menuju sumur, mereka berhenti untuk menambah air. Mereka menghulurkan timba ke sumur. Lalu Nabi Yusuf AS bergelantung pada timba tersebut. Orang yang mengulur timba mengira bahwa timbanya telah penuh dengan air. Namun setelah dilihat, kafilah itu terkejut sambil berkata “Hai, alanglah gembiranya kita, mendapat seorang anak yang tampan”

Pada saat itu aturannya adalah bahwa siapa yang menemukan sesuatu yang hilang, maka ia yang akan menjadi pemiliknya. Awalnya orang yang menemukannya sangat senang, namun ia berfikir mengenai tanggung jawab yang harus ditanggungnya, lalu muncullah rasa khawatir dalam dirinya. Kemudian untuk menghindari hal yang mengkhawatirkan tersebut ia berencana untuk menjualnya ketika tiba di mesir.

--------------------- Bacaan Bermakna