14 April 2014

Khutbah Sayidina Umar bin Khatab Saat Diangkat Menjadi Khalifah

Ketika Umar bin Khatab diangkat menjadi seorang khalifah, banyak kaum muslimin yang menjauh darinya ketika mereka bertemu dengan beliau di tengah jalan. Itu lantaran mereka mengetahui tabiat Umar yang amat keras, beda halnya dengan Rasulullah dan khalifah Abu Bakar As-Shiddiq yang amat lembut terhadap kaum muslimin.


Sampai-sampai baju Abu Bakar pun disukai oleh para anak-anak kaum muslimin. Ketika Abu Bakar lewat di tengah jalan maka anak-anak kecil berbondong-bondong mengikuti beliau dan menarik-narik baju abu bakar serya berkata "wahai bapakku".

Melihat tingkah laku kaum muslimin yang aneh dan menjauhinya, Sayidina Umar bin Khatab langsung berkhutbah di hadapan seluruh kaum muslimin dengan khutbah yang menggambarkan betapa dalamnya pemahaman beliau terhadap agama ini, khutbah beliau adalah sebagai berikut:

Wahai sekalian umat manusia, telah sampai kepadaku bahwa kalian merasa takut kepadaku, maka dengarkanlah apa yang akan kukatakan. Saat bersama Rasulullah, aku adalah budak dan pelayannya. Rasulullah SAW adalah orang yang paling lembut dan paling halus. Maka kukatakan, aku letakkan sifat kerasku pada kelembutan beliau hingga aku menjadi sebuah pedang yang terhunus dihadapan beliau. Jika beliau berkehendak maka beliau akan menyarungkanku dan jika beliau berkehendak beliau akan membiarkanku kemudian aku akan melakukan yang beliau inginkan. Selama bersama beliau, aku selalu berniat begitu, hingga Allah SWT mewafatkan beliau dan beliau ridha kepadaku.

Dan diangkatlah Abu Bakar dan aku menjadi pelayan dan orang yang membantunya. Abu Bakar adalah sosok yang lembut sama seperti Rasulullah SAW. Kucampurkan sifat kerasku dengan kelembutannya dan aku telah menyengajanya. Kujadikan diriku pedang terhunus dihadapannya, jika beliau berkehendak beliau akan menyarungkanku dan jika berkehendak ia akan membiarkanku berlalu. aku selalu bersamanya sampai Allah SWT mewafatkannya sedangkat ia ridha kepadaku.

Dan sekarang akulah pemimpin kalian maka ketahuilah bahwa sifat keras ini telah aku lemahkan kecuali terhadap orang-orang yang melampaui batas dan yang berbuat zalim. Aku akan tampakkan kekerasan ini dan tidak akan aku biarkan orang-orang yang berbuat zalim memiliki kesempatan.

Demi Allah, sungguh jika salah seorang dari orang yang berbuat melampaui batas terhadap orang-orang yang brbuat keadilan dan orang-orang yang beragama, niscaya aku akan meletakkan pipinya di tanah kemudian kuletakkan kakiku di atas pipinya hingga aku mengambil hak darinya. Setelah itu aku akan letakkan pipiku di atas tanah kpada orang-orang yang yg menjaga kehormatannya dan agamanya hingga mereka meletakkan kaki mreka di atas pipiku sebagai wujud kasih sayang dan klembutan terhadap mereka.

Sesungguhnya kalian memiliki beberapa urusan yang kuberikan syarat terhadap kalian. Pertama, selamanya aku tdak akan mengambil harta kalian, tidak untuk diriku maupun keluargaku, kedua aku akan mengembangkan harta dan menambah rezeki kalian. ketiga, aku tidak berlebihan dalam mengirim kalian berperang. jika aku mengirim klian maka akulah yg menjadi penanggung kluarganya.

Kalian juga memiliki perkara keempat yang harus kalian lakukan terhadapku. Yaitu jika kalian tidak memerintahku kepada kebaikan dan mencegahku dari kemungkaran dan menasihatiku, maka akan kuadukan kalian kepada Allah SWT pada hari kiamat kelak.

--------------------- Bacaan Bermakna